Nov 16, 2012

Toilet Training KI-KA

beberapa hari ini bunda sedih juga bingung.. kok toilet training Kira - Kara mengalami kemunduran yaaa.. apa yang salah? bunda harus gimana? Biasanya kakak/adik sudah pinter soal pup. sebelum keluar, pasti minta pup di kamar mandi. tapi kok beberapa hari ini sering "kecolongan". bahkan sampe jatuh dimana-mana.. padahal baru 1 hari gak ngompol malam. Karena bingung, bunda sampe kelepasan marah sama kakak sama adik. Sediiihh banget.. harus gimana yaa?? Apa mungkin bunda harus ambil cuti khusus untuk handle toilet training Kira-Kara ini yaa? kapankah ki-ka siap untuk diajari toilet training? Padahal usia Kira-Kara sudah 29 bulan lhoo.. memang masih ada waktu 7 bulan lagi siih.. Apa bunda terlalu over expectasi yaa.. terlalu push ki-ka.. musti stock sabar dan telaten lebih banyak lagi niiihh... hhhmmmm *semedi dulu*

Mungkin jg ini tanda-tanda bunda harus belajar lebih banyak lagi niih.. mulai browsing, baca buku, baca artikel dan review-review lagi niihh.. Ayo nak, kita semangat lagi untuk terus belajar dan menjadi lebih bijak dan cerdas.. :)

Oct 25, 2012

The Most Blessing Moments



Masih terbayang jelas dalam ingatan saya ketika DSOG menyatakan bahwa janin yang saya kandung kembar. Saya dan suami hanya bisa terdiam dan tak bisa berkata-kata. Terkejut, takjub dan bingung campur aduk jadi satu. Terkejut karena kami baru 1 bulan menikah dan saya tidak memiliki gen kembar. Takjub karena tidak pernah terbayangkan “terpilih” menjadi orang tua yang dianugerahi anak kembar. Bingung karena kami sedang belajar merangkak memulai kehidupan baru, menata ekonomi yang kami mulai dari nol. Kata pertama yang mampu kami ucapkan di ruang dokter “bagaimana keadaan janin-janinnya dok?”
Hari demi hari saya lewati layaknya ibu hamil lainnya. Hanya saja saya harus ekstra hati-hati karena kehamilan kembar lebih rawan premature. Bukan hanya kami orang tuanya yang excited menanti kelahiran si kembar, tetapi eyang-eyangnya dan seluruh keluarga tidak sabar untuk segera menimang mereka. Sejak dalam kandungan saya rajin mengajak mereka berkomunikasi. Saya juga rajin relaksasi dan meditasi.
Hingga di minggu  ke-33 lahirlah si kembar dalam keadaan premature dengan keadaan organ-organ pencernaan yang belum sempurna. Karena keadaannya yang belum dapat beradaptasi dengan suhu di luar kandungan, membuat impian saya untuk IMD tidak dapat terwujud. Beruntung saya menjalani persalinan normal, sehingga 3 jam setelah melahirkan saya mampu nekat berjalan kaki ke ruang neonatus demi melihat putri kembar saya. Dengan keadaan tubuh penuh selang dan tabung oksigen, serta tidak mungkin dikeluarkan dari incubator, maka saya harus menahan diri hanya dapat melihat mereka melalui tabung kaca. Saya tidak dapat menyentuhnya apalagi memeluknya. 20 hari jarum infus tidak lepas dari tangan/kakinya. Biru lebam di kedua tangan dan kakinya membuat hati saya seperti ditusuk-tusuk. Betapa hati saya tidak pernah rela ketika melihat mereka menangis meronta demi mendapat satu tetes ASI di mulutnya. Maka, ketika dokter menyarankan untuk mulai terapi metode kanguru betapa bahagianya saya. Hari itulah pertama kalinya saya menyentuh kulit si kembar. Hari itulah pertama kalinya saya dapat mencium aroma bayi si kembar. Hari itulah pertama kalinya saya diijinkan menyusui si kembar. Hari itulah dimana saya berjanji untuk tidak pernah berhenti bersyukur. Betapa bersyukurnya saya ketika Tuhan memberikan 1 hari lebih lama menjadi seorang ibu dari Kira Elysia Setyadi dan Kara Kalani Setyadi. Betapa bersyukurnya saya ketika melihat mereka tumbuh menjadi anak yang cerdas dan ceria. Apalah arti ulah-ulah iseng yang menunjukkan kecerdasan mereka dibandingkan tercabik-cabiknya hati saya ketika melihat mereka sakit dan lemah tak berdaya. Hari itulah saya melihat betapa rapuhnya tubuh mereka tetapi memiliki tekat yang sangat kuat.. yaa.. saya tahu mereka anak-anak yang kuat. Sejak saat itu saya selalu menanamkan dalam otak saya, saya harus memberikan yang terbaik untuk mereka. Walaupun saya seorang sekretaris di sebuah perusahaan swasta, saya tetap seorang ibu. Sebelum berangkat ke kantor, saya sempatkan memandikan mereka dan menyuapi mereka. Saya pastikan semua kebutuhan si kembar sudah siap sebelum saya berangkat kerja. Dan saya sudah akan ada di rumah sebelum mereka tidur. Bagi saya memandikan, menyuapi dan menemani mereka tidur adalah waktu-waktu yang sangat berharga. Menyentuh kulit halusnya, memakaikan lotion dan memijat tubuh mungilnya sebelum tidur adalah ritual favorite saya.

To have them in my life, to see them growth, to hear their laughs and cries, to watch them sleep tight are the most blessing moments in my life. Tidak ada yang lain yang dapat saya lakukan untuk mensyukuri moment-moment berharga itu melainkan hanya memberikan yang terbaik untuk mereka. Terus tumbuh dan berkembang buah hatikuu...!!
 Yuk berbagi moment berharga bersama mama yang lain disini: Blessing moment as a mother

Aug 7, 2012

The Terrific Two

Sebelumnya tidak pernah terbayangkan akan se"ajaib" ini.. Moment "Terrible Two" bukan hal yang baru bagi saya. Berkali2 saya baca dan saya dengar cerita dari para sahabat dan kerabat. Tapi ketika mengalaminya sendiri, rasanya "Luarrrrr biasaaaa.." Bahkan terkadang membuat kepala rasanya mau lepas. Yang keluar bukan hanya tanduk, tapi juga taring... 
my "terrific two" ladies
1 anak saja sudah membuat rumah layaknya barak pengungsian, bagaimana dengan 2 anak aktif dan ceriwis?

Jul 23, 2012

The Urban Family at The Urban Place

Saya dan suami bukan orang yang gemar berjalan-jalan di Mall.. Kami juga bukan orang yang kalau jalan ke mall betah berlama-lama. Hal itu terbawa sampai kami memiliki putri kembar. Hingga usia 25 bulan ini, kami belum pernah sama sekali mengajak Kira & Kara jalan ke Mall 1x pun, kecuali ke Giant dekat rumah untuk membeli kebutuhan bulanan. Itupun belum tentu 1 bulan sekali.
Kami lebih banyak menikmati weekend kami main dari satu taman kota ke taman kota yang lain. Kebetulan Surabaya memiliki banyak pilihan taman kota yang cocok untuk arena bermain bagi toddler. Seringkali pilihan kami jatuh ke Kebun Bibit 2 - Wonorejo. Taman yang satu ini selain dekat dengan rumah dan memiliki arena bermain favorite Kira & Kara, juga memiliki pemandangan yang asri. Sering digunakan untuk foto prewed atau sekedar bernarsis ria. Bahkan saya sering "memaksa" para urban mama Surabaya untuk kopdar disini. Beruntung sekali saya memiliki sahabat-sahabat Urban Mama yang siap pergi kemana saja tanpa memikirkan "keribetan" seperti saya. Asalkan acaranya fun, Sahabat-sahabat Urban mama ini akan selalu siap menemani kami menghabiskan weekend bersama-sama.
The Urban Mama - Surabaya @ Kebun Bibit 2 - Wonorejo
Untuk masuk ke area ini, pengunjung tidak dikenakan charge sama sekali. Bahkan parkir pun sebenarnya gratis. Tapi kami sering memberikan uang parkir sekaligus sebagai ucapan terima kasih untuk bapak-bapak yang selalu setia menjaga keasrian lingkungan ini.  Bagi kami keluarga yang sedang belajar berjalan, budgeting weekend merupakan hal yang "mahal". Beruntung dengan banyak pilihan taman kota inilah, kami selalu dapat membuat weekend Kira & Kara selalu penuh tawa. Di tempat inilah keluarga kami dan sahabat-sahabat Urban Family kami beberapa kali mengadakan kopdar atau gathering. Acara kami pun beragam, mulai dari jogging mengelilingi danau, menemani anak-anak bermain, diskusi tanpa tujuan, sampai menyalurkan "bakat" narsis para urban mama :D
Kira & Kara

Dari taman kota inilah kami menjalin persahabatan. Dan taman-taman inilah yang membuat acara weekend keluarga kami selalu ceria tanpa menguras kantong.




Jun 22, 2012

Two Years Ago Today


Two years ago today is the amazing part of my life. I knew that I'm gonna see you very soon.. It feels so great to see you grow smarter and smarter. Even sometimes I feel that it was not me who teach you walk and run, but it was always you who make me learn how to stand up still. It was not me who always there for you, but it was you who always there waiting for me. It was not me who wipes away your tears, but it was you who always make me smile. It was not you who did something bad and being naughty, but it was me that being stubborn and refuse to learn about you.. And it was not me who give you the biggest hug, but it was you who have the warmest hearth...Happy 2nd Birthday my dearest... Just step forward with your feet and your heart...